Gunakan Plastik Putih Untuk Wadah Daging


Selamat Hari Raya Idul Adha bagi yang merayakan.
*edisi ucapan telat
Idul adha ini termasuk hari yang ditunggu-tunggu dalam satu tahun ya. Karena banjir daging sapi, kambing, kerbau. Dan akan menjadi ajang adu resep untuk mengolah daging-daging tersebut. Beberapa orang kadang malah udah mengincar bagian daging yang diinginkan, misalnya iga, paha, jeroan, kepala, kikil, daaaan masih banyak lagi.

Jadi... kenapa judulnya gunakan plastik putih??
Sebelum hari H Idul Adha,  pemerintah kota semarang memberikan surat edaran agar menggunakan plastik putih, bukan plastik hitam. Masjid di kampungku yang biasanya memakai kantong kresek hitam untuk pembagian dagingnya, mulai kemaren pakai kresek putih.

"Dari hasil penelitian Institut Pertanian Bogor bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor memberikan himbauan agar daging qurban tidak dimasukkan ke dalam kantong kresek berwarna hitam karena kantong kresek berwarna hitam mengandung zat pewarna yang bisa tercampur dengan daging dan disinyalir mengandung zar karsinogen yang menyebabkan kanker."

Ini adalah surat himbauannya :


Larangan penggunaan kresek hitam ini bukan hanya untuk daging sapi saja, tapi juga untuk makanan yang lain karena berbahaya. Sekali lagi, plastik makanan jangan digunakan sebagai wadah makanan, karena kantong kresek ini adalah hasil daur ulang yang mengandung bahan-bahan berbahaya. Saya kurang tau sih bahan daur ulang plastik ini terdiri dari apa aja, tapi pokoknya bahaya deh kalau sampai digunakan untuk wadah makanan. 


Harusnya ada solusi yang lebih baik, misalnya dengan menggunakan wadah sendiri. Emang ribet sih ya, tapi penggunaan plastik udah kelewatan banget. Plastik ini gak cuman merugikan kesehatan manusia, tapi juga buat lingkungan kita, bumi kita. Memang penggunaan plastik sudah ada di kehidupan sehari-hari kita, tapi setidaknya kita juga harus mengurangi penggunaan plastik dimulai dari diri kita sendiri.

Saya sendiri masih berusaha mengurangi penggunaan plastik, dan ternyata tidak gampang. Misalnya beli makanan, dan sering lupa untuk membawa wadah sendiri, huhuhuh. Kalau di luar gitu kadang eman-eman kalau beli makanan diluar, terMasuk eman-eman sama uangnya (hehehe), eman-eman juga karena semuaaaaa dibungkus plastik. Beli minum kemasan plastik, beli pakaian kemasan plastik, beli kertas juga diberi wadah plastik, pokoknya semua serba plastik.

Kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa dengan banyaknya penggunaan plastik ini, tapi dari diri kita sendiri harus berusaha mengurangi penggunaan plastik.
sayangi bumi kita.
salam lestari (*lohhhhhhhh


No comments:

Post a Comment