Si Jago Merah di Pasar Johar Semarang

Sabtu, 9 Mei 2015 pasar johar dilahap api.



Siapa sih yang gak tau pasar johar?
Pasar yang pernah menjadi pasar terbesar dan pasar termegah se Asia Tenggara ini, kalo gak salah sudah menjadi penopang hidup masyarakat semarang khususnya. Pasar ini dinamakan johar karena dulu dikelilingi oleh pohon johar. Belum tau pohon johar?? ini penampakannya



Kembali ke si jago merah 
Melihat dan merasakan sendiri kejadian itu, dan menjadi salah satu pengalaman tak akan terlupakan dalam hidup saya.
Kronologinya, malam minggu saya baru pulang beli sepatu olahraga sekitar jam 9 malam baru sampai di rumah.Saya mendapat kabar dari tetangga saya bahwa pasar johar kebakaran dan putuskan untuk mengantar tetangga saya ke pasar johar. Saat diperjalanan kami penuh ketakutan, ini api terbesar yang saya lihat selama ini. Saat sampai di sana hanya ada sekitar 4-5 kios yang sudah dilahap api. listrik mati yang tentunya membuat gelap pasar johar.


Sudah ada banyak pedagang yang berada di sana, mereka kelimpungan memindahkan barang dagangan ke jalan-jalan. Kami pun bergegas menuju kios dengan penuh perjuangan sikut sana-sikut sini karena banyak sekali pedagang yang lain. Dalam hati saya hanya berkata : ini adalah bagian kecil di dunia ini, saya begitu sangat kurang bersyukur. Yang seperti ini saja sungguh mendebarkan hati, apalagi jika kiamat ?? ini sungguh kuasa Allah.






Banyak sekali hal terjadi saat itu,
  • ada beberapa orang yang menonton sambil makan jeruk milik pedagang. pas ini antara jengkel, tapi lucu juga
  • penjarah yang gak punya malu mengambil barang pedagang
  • tukang becak yang menawarkan jasanya mengangkut barang dengan harga melambung
  • pedagang yang hanya bisa begumam dagangannya habis, karena tidak mungkin bisa mengambil barang dagangan
  • sistem di pasar johar, setiap gang terdapat pintu portal atau gerbang, jadi banyak pedangang per blok yang tidak dapat mengambil barang dagangan
  • apalagi yang di lantai 2. mereka mau gimana? kios yang di lantai satu saja susah payah. Mereka cuma pasrah, padahal itu adalah mata pencaharian dan aset mereka.
  • stok barang dagangan yang terbakar adalah juga stok untuk lebaran, jadi memang ini sungguh miris bagi para pedagang
Bukan hidup kalau kita tidak mengalami musibah.
Apapun yang menimpa kita, tetep positive thinking bahwa ini adalah musibah yang harus kita hadapi, yang akan meninggikan derajat kita. Semangat untuk para pejuang pasar johar, semoga materi yang hilang, tergantikan dengan materi yang lebih banyak dan barokah.

No comments:

Post a Comment