Aku Kamu Kita Sahabat

Kalau baca judulnya malah kaya judul cerita percintaan aja. 

Ada yang bilang "Jangan pilih-pilih teman". 
Aku sih kurang setuju dengan pernyataan tadi. Menurutku kita alangkah baiknya memilih teman yang akan memberi atmosfir kebaikan yang positif bagi kita. Kalaupun kita berteman dengan orang yang sebaliknya, kita yang harus memberikan atmosfer yang baik, jika dia tidak berubah, tinggalkan saja. Kejam??

Tapi ya, sungguh beruntung jika bisa berteman dengan orang yang tulus dari hatinya untuk bersilaturahim, yang akan membantu kita saat dalam kesusahan, ketika kita diam, dia akan bertanya apakan kita mendapat musibah, yang satu visi misi untuk kebaikan.

Kalo menurutku sih teman ada banyak jenis, dari teman sekolah, teman kerja, teman lama datang kembali, teman yang dilupakan, teman yang tertukar (*loh???). Dari mereka semua pasti akan ada yang dengan mudahnya melupakan kita, yang akan tetap merasa dekat dengan kita walaupun sudah lama tidak bertemu, ada yang akan dekat saat butuh bantuan. Pokoknya apapun itu, siapapun dia, lakukan semua yang terbaik bagi orang lain. Allah yang akan tau niat dalam hati kita. Jangan berharap atau sedikit aja berharap sih gak papa, kalo orang yang akan kita bantu akan memberikan respon yang sama saat kita butuh bantuan. Yakin saja Allah yang akan membantu kita.

Kalo diibaratkan ya, Sahabat itu bagaikan pohon. Kita dapat berteduh dan mengambil buah darinya. Begitu juga yang harus kita lakukan untuk sahabat kita.
Bahagia kan?
Iya lah?
Ada tapinya lho... dalam hubungan persahabatan pasti ada kerikilnya juga (kerikil = maksudnya masalah). tapi kalo dia adalah teman yang baik, dia akan memaklumi, minta maaf, dan memaafkan.

Kataku sih, sahabatku
ceritakan aku akan mendengarkan,
jelaskan aku akan mengerti.

No comments:

Post a Comment